Semarak Ramadan: Kolaborasi OSIS, BANTARA, dan ROHIS SMKN 1 Jenar Tebar Kebaikan Lewat Berbagi Takjil

Jenar, Sragen – Jumat, 13 Maret 2026 – Suasana sore di sepanjang jalan depan SMK Negeri 1 Jenar tampak berbeda pada Kamis, 12 Maret 2026. Puluhan siswa yang tergabung dalam organisasi OSIS, BANTARA, dan ROHIS turun ke jalan untuk menggelar aksi sosial bertajuk “Berbagi Takjil”.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.30 WIB ini menyasar para pengguna jalan, mulai dari pengendara motor hingga warga sekitar yang melintas di depan gerbang sekolah. Dengan senyum ramah, para siswa membagikan paket takjil sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Wujudkan Generasi Berkarakter
Kegiatan kolaborasi tiga organisasi besar di SMKN 1 Jenar ini mengusung tema yang mendalam, yakni: “Mewujudkan generasi SMK Negeri 1 Jenar yang berkarakter, peduli dan berbagi di bulan Suci”.
Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan misi sekolah untuk membentuk mentalitas siswa agar tidak hanya unggul secara akademis dan keterampilan, tetapi juga memiliki empati yang tinggi terhadap sesama.
“Kami ingin menunjukkan bahwa anak muda, khususnya siswa SMK Negeri 1 Jenar, memiliki jiwa sosial yang kuat. Melalui kolaborasi OSIS, BANTARA, dan ROHIS, kami belajar bahwa berbagi itu indah dan mempererat tali silaturahmi,” ujar salah satu perwakilan panitia di sela-sela kegiatan.
Antusiasme Warga
Aksi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Arus lalu lintas yang biasanya padat saat jam pulang kerja terasa lebih sejuk dengan adanya pembagian takjil gratis ini. Warga mengapresiasi inisiatif para siswa yang mengisi waktu luang di bulan Ramadan dengan kegiatan positif.
Selain pembagian takjil, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi anggota BANTARA untuk melatih kedisiplinan lapangan, ROHIS dalam pendalaman nilai spiritual, serta OSIS sebagai motor penggerak manajerial kegiatan.
Harapan ke Depan
Pihak sekolah berharap kegiatan semacam ini dapat terus menjadi tradisi tahunan. Dengan adanya sinergi antar-organisasi kesiswaan, diharapkan muncul bibit-bibit pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesalehan sosial yang tinggi. (Hsone)
