Gandeng BNN hingga TNI-Polri, SSB dan Pawasri Gelar Sosialisasi Anti-Bullying dan Narkoba di SMK Negeri 1 Jenar

Jenar, Sragen – Kamis, 16 April 2026 – Komunitas Sedulur Sragen Bersatu (SSB) bekerja sama dengan Paguyuban Wong Sragen Asri (Pawasri) menunjukkan kepedulian nyata terhadap masa depan generasi muda di Kabupaten Sragen. Pada Selasa (14/4/2026), kedua komunitas ini menggelar sosialisasi intensif mengenai bahaya bullying (perundungan) dan narkoba di SMK Negeri 1 Jenar.

Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut diikuti dengan antusias oleh ratusan siswa kelas X dan XI. Dengan mengusung tema “Bersama Kita Bisa Mencegah Bullying dan Narkoba, Satukan Tekad Menuju Indonesia Emas 2025,” acara ini menghadirkan panel narasumber kompeten dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surakarta, unsur TNI-Polri, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta jajaran Forkopimca Jenar.

Respons Atas Tragedi Perundungan

Pembina SSB, Agung Purnomo, menjelaskan bahwa inisiasi kegiatan ini berangkat dari keprihatinan mendalam atas kasus perundungan di salah satu SMP di Sragen yang beberapa waktu lalu hingga memakan korban jiwa. Peristiwa tragis tersebut dinilai menjadi alarm keras bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami. Peristiwa (bullying) tersebut menjadi perhatian serius. Namun, kami menyadari komunitas masyarakat memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh siswa di Sragen, sehingga peran aktif pemerintah sangat kami butuhkan,” ungkap Agung.

Darurat Narkoba di Usia Produktif

Senada dengan hal tersebut, Kepala BNN Kota Surakarta, Kombes Pol Ventie Bernard Musak, menyoroti tren penyalahgunaan narkoba yang kian mengkhawatirkan. Ia mengungkapkan bahwa target peredaran barang haram tersebut kini menyasar usia produktif, bahkan anak-anak di bawah usia 17 tahun.

Dalam arahannya, Kombes Pol Ventie menekankan dua poin krusial:

  1. Peran Orang Tua: Pengawasan dan pendampingan di lingkungan keluarga adalah benteng pertahanan utama.
  2. Keterbukaan Sekolah: Ia meminta pihak sekolah untuk bersikap transparan jika ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan.

“Kami meminta pihak sekolah tidak menutup-nutupi jika terdapat kasus penyalahgunaan narkoba. Tujuannya agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tidak meluas,” tegasnya.

Apresiasi Pihak Sekolah

Kepala SMKN 1 Jenar, Viva Fauziyah Suryani, S.Pd., menyambut hangat kehadiran komunitas SSB, Pawasri, dan para narasumber. Menurutnya, pemahaman mengenai aspek hukum dan dampak psikologis dari perundungan maupun narkoba harus ditanamkan sejak dini agar siswa tidak terjebak dalam lingkaran negatif.

“Sosialisasi ini sangat penting bagi anak didik kami. Dengan memahami bahaya perundungan dan narkoba sejak awal, kami berharap siswa SMKN 1 Jenar dapat fokus pada prestasi dan pengembangan diri mereka,” ujar Viva.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara komunitas, aparat penegak hukum, dan institusi pendidikan dapat terus diperkuat demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan maupun narkotika. (Hsone)

Semarak Ramadan: Kolaborasi OSIS, BANTARA, dan ROHIS SMKN 1 Jenar Tebar Kebaikan Lewat Berbagi Takjil

Jenar, Sragen – Jumat, 13 Maret 2026 – Suasana sore di sepanjang jalan depan SMK Negeri 1 Jenar tampak berbeda pada Kamis, 12 Maret 2026. Puluhan siswa yang tergabung dalam organisasi OSIS, BANTARA, dan ROHIS turun ke jalan untuk menggelar aksi sosial bertajuk “Berbagi Takjil”.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.30 WIB ini menyasar para pengguna jalan, mulai dari pengendara motor hingga warga sekitar yang melintas di depan gerbang sekolah. Dengan senyum ramah, para siswa membagikan paket takjil sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Wujudkan Generasi Berkarakter

Kegiatan kolaborasi tiga organisasi besar di SMKN 1 Jenar ini mengusung tema yang mendalam, yakni: “Mewujudkan generasi SMK Negeri 1 Jenar yang berkarakter, peduli dan berbagi di bulan Suci”.

Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan misi sekolah untuk membentuk mentalitas siswa agar tidak hanya unggul secara akademis dan keterampilan, tetapi juga memiliki empati yang tinggi terhadap sesama.

“Kami ingin menunjukkan bahwa anak muda, khususnya siswa SMK Negeri 1 Jenar, memiliki jiwa sosial yang kuat. Melalui kolaborasi OSIS, BANTARA, dan ROHIS, kami belajar bahwa berbagi itu indah dan mempererat tali silaturahmi,” ujar salah satu perwakilan panitia di sela-sela kegiatan.

Antusiasme Warga

Aksi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Arus lalu lintas yang biasanya padat saat jam pulang kerja terasa lebih sejuk dengan adanya pembagian takjil gratis ini. Warga mengapresiasi inisiatif para siswa yang mengisi waktu luang di bulan Ramadan dengan kegiatan positif.

Selain pembagian takjil, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi anggota BANTARA untuk melatih kedisiplinan lapangan, ROHIS dalam pendalaman nilai spiritual, serta OSIS sebagai motor penggerak manajerial kegiatan.

Harapan ke Depan

Pihak sekolah berharap kegiatan semacam ini dapat terus menjadi tradisi tahunan. Dengan adanya sinergi antar-organisasi kesiswaan, diharapkan muncul bibit-bibit pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesalehan sosial yang tinggi. (Hsone)

Estafet Kepemimpinan: SMK Negeri 1 Jenar Gelar Pisah Sambut Kepala Sekolah Baru

Jenar, Sragen – Selasa, 10 Maret 2026 – Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Ruang Meeting SMK Negeri 1 Jenar pada Selasa, 10 Maret 2026. Sekolah ini resmi menggelar acara Lepas Sambut Kepala Sekolah untuk menandai transisi kepemimpinan dari pejabat lama kepada pejabat baru yang akan membawa visi baru bagi sekolah tersebut.

Acara ini menandai berakhirnya masa tugas Bapak Fahmi Khoiruman, S.P., M.T., yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMK Negeri 1 Jenar. Estafet kepemimpinan kini resmi diteruskan oleh Ibu Viva Fauziyah Suryani, S.Pd., sebagai Kepala Sekolah definitif.

Babak Baru bagi SMK Negeri 1 Jenar

Ibu Viva Fauziyah Suryani bukanlah sosok baru dalam dunia pendidikan di Kabupaten Sragen. Sebelum mendapatkan tugas baru ini, beliau merupakan guru yang berdedikasi di SMK Negeri 1 Kalijambe. Terhitung sejak tanggal 3 Maret 2026, beliau resmi menerima amanah untuk memimpin SMK Negeri 1 Jenar dan berkomitmen untuk melanjutkan serta meningkatkan prestasi yang telah diraih sekolah selama ini.

Dalam sambutannya, Bapak Fahmi Khoiruman menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh keluarga besar SMK Negeri 1 Jenar atas kerja sama dan dukungan yang diberikan selama masa transisi kepemimpinannya.

“Tugas sebagai Plt adalah menjaga agar roda organisasi tetap berjalan dengan baik. Saya yakin, di bawah kepemimpinan Ibu Viva sebagai kepala sekolah definitif, SMK Negeri 1 Jenar akan terbang lebih tinggi dengan inovasi-inovasi baru,” ujar Bapak Fahmi.

Visi dan Kolaborasi

Sementara itu, Ibu Viva Fauziyah Suryani dalam pidato perdananya sebagai Kepala Sekolah mengungkapkan rasa syukur dan harapannya. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antar semua lini, mulai dari guru, staf, hingga komite sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang unggul bagi siswa.

“Tugas ini adalah amanah besar. Saya berharap kita dapat bersinergi bersama untuk menjadikan SMK Negeri 1 Jenar sebagai sekolah yang tidak hanya mencetak lulusan kompeten, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” tegas Ibu Viva.

Acara yang berlangsung dengan lancar ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara guru, staf, serta tamu undangan yang hadir. Kehadiran pemimpin baru ini membawa harapan besar bagi masyarakat Jenar akan peningkatan kualitas pendidikan vokasi di wilayah tersebut. (hsone)

Bentuk Karakter Pemimpin Tangguh, OSIS SMK Negeri 1 Jenar Gelar LDK di Taharu Mangkunegoro

Jenar, Sragen – Rabu, 25 Februari 2026 — Dalam rangka menyiapkan estafet kepemimpinan yang solid dan berkarakter, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK Negeri 1 Jenar sukses menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi pengurus baru Masa Bakti 2025/2026.

Kegiatan yang dirancang untuk menggembleng mental dan kedisiplinan siswa ini berlangsung selama dua hari, yakni pada hari Jumat hingga Sabtu, 13 – 14 Februari 2026. Menariknya, LDK kali ini mengambil tempat di kawasan yang asri dan bernilai sejarah, yaitu di Taharu KGPAA Mangkunegoro, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan/OSIS, Bapak Sutopo, S.T. Dalam sambutan pembukaannya, beliau berpesan agar para peserta LDK dapat menyerap ilmu yang diberikan dengan maksimal. Beliau menekankan bahwa pengurus OSIS adalah agen perubahan di sekolah yang harus memiliki integritas, tanggung jawab, serta mampu menjadi teladan yang baik bagi siswa-siswi lainnya.

Guna memaksimalkan pembentukan karakter dan kedisiplinan peserta, SMK Negeri 1 Jenar turut menggandeng Koramil Kecamatan Jenar. Keterlibatan personel dari Koramil ini memberikan warna tersendiri dalam kegiatan LDK. Para prajurit TNI tersebut memberikan materi pembinaan fisik, Pelatihan Baris-Berbaris (PBB), wawasan kebangsaan, serta kepemimpinan lapangan yang menuntut kerja sama tim (teamwork) yang tinggi.

Pemilihan lokasi di kawasan Taharu KGPAA Mangkunegoro di Ngargoyoso yang berada di lereng Gunung Lawu juga dinilai sangat tepat. Suasana alam yang sejuk dan medan yang menantang sangat mendukung jalannya kegiatan outbound dan materi kepemimpinan, sehingga siswa bisa belajar langsung dari alam sekaligus melatih ketahanan fisik mereka.

Melalui kegiatan LDK ini, diharapkan pengurus OSIS SMK Negeri 1 Jenar Masa Bakti 2025/2026 tidak hanya unggul dalam bidang akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, jiwa korsa, dan kecerdasan emosional dalam menjalankan roda organisasi ke depannya. (hsone)

Tembus Panggung Bergengsi, Karya Busana SMK Negeri 1 Jenar Pukau Pengunjung Jogja Fashion Revival

Jenar, Sragen – Minggu,4 Januari 2026 – Kreasi busana karya siswa-siswi SMK Negeri 1 Jenar, Kabupaten Sragen, sukses mencuri perhatian publik dalam ajang fashion bergengsi, Jogja Fashion Revival. Acara tersebut digelar dengan meriah di Atrium Sleman City Hall (SCH), Yogyakarta, pada Sabtu (3/1/2026).

Partisipasi ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan vokasi di daerah, khususnya di wilayah Sragen, mampu bersaing di level regional maupun nasional.

Hasil Kolaborasi dan Kreativitas Siswa

Koleksi yang ditampilkan merupakan karya orisinal dari Konsentrasi Keahlian Desain dan Produksi Busana SMK Negeri 1 Jenar. Desain-desain yang dibawakan mencerminkan perpaduan antara tren modern dengan sentuhan etnik yang unik, serta motif batik bernuasa kearifan lokal menunjukkan keindahan serta kematangan teknik menjahit dan pemilihan bahan yang berkualitas.

Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan intensif para guru produktif di SMK Negeri 1 Jenar. Di bawah komando Ibu Lilik Puji Handayani, S.Pd., selaku Kepala Program Busana, tim guru pendamping terus memotivasi untuk berinovasi dan berani menampilkan karya di luar lingkungan sekolah.

“Ajang ini adalah wadah untuk merasakan langsung atmosfer industri fashion yang sebenarnya. Kami sangat bangga melihat karya SMK Negeri 1 Jenar bersanding dengan desainer-desainer lainnya,”.

Membangun Mentalitas Profesional

Kehadiran SMK Negeri 1 Jenar di Jogja Fashion Revival bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri serta memperluas jejaring di dunia industri kreatif. Selain menampilkan estetika, karya-karya ini juga menonjolkan aspek ready-to-wear yang memiliki nilai jual tinggi.

Dengan partisipasi ini, diharapkan SMK Negeri 1 Jenar semakin dikenal sebagai sekolah yang konsisten mencetak talenta-talenta muda berbakat di bidang fashion, sekaligus mengukuhkan posisi Sragen sebagai daerah yang potensial dalam pengembangan industri kreatif busana. (Hsone)

Peringati Hari Ibu ke-97, Srikandi SMK Negeri 1 Jenar Ambil Alih Tugas Upacara

Jenar, Sragen – Senin, 22 Desember 2025 – Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti lapangan utama SMK Negeri 1 Jenar pada Senin pagi, 22 Desember 2025. Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97, sekolah ini menggelar upacara bendera khusus yang seluruh petugasnya merupakan ibu-ibu Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Momen ini menjadi istimewa karena peran yang biasanya diisi oleh siswa atau petugas gabungan, kali ini sepenuhnya dijalankan dengan apik oleh para pendidik perempuan. Mulai dari komandan upacara, pengibar bendera, hingga pembaca teks Pembukaan UUD 1945, semuanya dilakukan oleh ibu-ibu GTK SMK Negeri 1 Jenar.

Penghormatan bagi Peran Perempuan

Upacara diikuti oleh seluruh jajaran Bapak/Ibu Guru serta staf karyawan SMK Negeri 1 Jenar. Kehadiran para ibu sebagai petugas upacara merupakan simbol apresiasi terhadap dedikasi perempuan yang tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga menjadi pilar utama dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Yuliesta Arofati, S.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Dalam amanatnya, beliau membacakan sambutan resmi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

“Peringatan Hari Ibu bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk mengenang kembali perjuangan kaum perempuan dalam merebut kemerdekaan dan meningkatkan kualitas hidup bangsa. Perempuan adalah penggerak utama dalam pembangunan,” ujar Yuliesta saat membacakan pesan Menteri PPPA.

Pesan Kemajuan dan Kesetaraan

Sambutan tersebut menekankan pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta mendorong perempuan untuk terus berdaya, berkarya, dan menjadi agen perubahan di era digital. Di lingkungan sekolah, hal ini diterjemahkan sebagai semangat untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi siswa.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar guru dan karyawan. Pelaksanaan upacara yang berjalan lancar ini membuktikan profesionalitas dan semangat kebersamaan yang tinggi di lingkungan SMK Negeri 1 Jenar.

Selamat Hari Ibu ke-97! “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045