SELAMAT PURNA TUGAS (BAPAK MULYONO, S.Pd., M.Pd. – Plt. SMK NEGERI 1 JENAR)

- Kepala SMK Negeri 1 Jenar (2014 – 2019) dan
- Plt. Kepala SMK Negeri 1 Jenar (November 2025 – Januari 2026)


Jenar, Sragen – Minggu,4 Januari 2026 – Kreasi busana karya siswa-siswi SMK Negeri 1 Jenar, Kabupaten Sragen, sukses mencuri perhatian publik dalam ajang fashion bergengsi, Jogja Fashion Revival. Acara tersebut digelar dengan meriah di Atrium Sleman City Hall (SCH), Yogyakarta, pada Sabtu (3/1/2026).
Partisipasi ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan vokasi di daerah, khususnya di wilayah Sragen, mampu bersaing di level regional maupun nasional.
Koleksi yang ditampilkan merupakan karya orisinal dari Konsentrasi Keahlian Desain dan Produksi Busana SMK Negeri 1 Jenar. Desain-desain yang dibawakan mencerminkan perpaduan antara tren modern dengan sentuhan etnik yang unik, serta motif batik bernuasa kearifan lokal menunjukkan keindahan serta kematangan teknik menjahit dan pemilihan bahan yang berkualitas.
Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan intensif para guru produktif di SMK Negeri 1 Jenar. Di bawah komando Ibu Lilik Puji Handayani, S.Pd., selaku Kepala Program Busana, tim guru pendamping terus memotivasi untuk berinovasi dan berani menampilkan karya di luar lingkungan sekolah.
“Ajang ini adalah wadah untuk merasakan langsung atmosfer industri fashion yang sebenarnya. Kami sangat bangga melihat karya SMK Negeri 1 Jenar bersanding dengan desainer-desainer lainnya,”.
Kehadiran SMK Negeri 1 Jenar di Jogja Fashion Revival bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri serta memperluas jejaring di dunia industri kreatif. Selain menampilkan estetika, karya-karya ini juga menonjolkan aspek ready-to-wear yang memiliki nilai jual tinggi.
Dengan partisipasi ini, diharapkan SMK Negeri 1 Jenar semakin dikenal sebagai sekolah yang konsisten mencetak talenta-talenta muda berbakat di bidang fashion, sekaligus mengukuhkan posisi Sragen sebagai daerah yang potensial dalam pengembangan industri kreatif busana. (Hsone)


Jenar, Sragen – Senin, 22 Desember 2025 – Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti lapangan utama SMK Negeri 1 Jenar pada Senin pagi, 22 Desember 2025. Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97, sekolah ini menggelar upacara bendera khusus yang seluruh petugasnya merupakan ibu-ibu Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Momen ini menjadi istimewa karena peran yang biasanya diisi oleh siswa atau petugas gabungan, kali ini sepenuhnya dijalankan dengan apik oleh para pendidik perempuan. Mulai dari komandan upacara, pengibar bendera, hingga pembaca teks Pembukaan UUD 1945, semuanya dilakukan oleh ibu-ibu GTK SMK Negeri 1 Jenar.
Upacara diikuti oleh seluruh jajaran Bapak/Ibu Guru serta staf karyawan SMK Negeri 1 Jenar. Kehadiran para ibu sebagai petugas upacara merupakan simbol apresiasi terhadap dedikasi perempuan yang tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga menjadi pilar utama dalam mencerdaskan generasi bangsa.
Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Yuliesta Arofati, S.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Dalam amanatnya, beliau membacakan sambutan resmi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
“Peringatan Hari Ibu bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk mengenang kembali perjuangan kaum perempuan dalam merebut kemerdekaan dan meningkatkan kualitas hidup bangsa. Perempuan adalah penggerak utama dalam pembangunan,” ujar Yuliesta saat membacakan pesan Menteri PPPA.
Sambutan tersebut menekankan pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta mendorong perempuan untuk terus berdaya, berkarya, dan menjadi agen perubahan di era digital. Di lingkungan sekolah, hal ini diterjemahkan sebagai semangat untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi siswa.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar guru dan karyawan. Pelaksanaan upacara yang berjalan lancar ini membuktikan profesionalitas dan semangat kebersamaan yang tinggi di lingkungan SMK Negeri 1 Jenar.
Selamat Hari Ibu ke-97! “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045“

Jenar, Sragen – Rabu, 26 November 2025 – SMK Negeri 1 Jenar menyelenggarakan upacara bendera khusus dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 pada hari Selasa, 25 November 2025. Upacara yang berlangsung khidmat ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi tertinggi kepada seluruh tenaga pendidik atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Berbeda dari upacara rutin, seluruh petugas upacara kali ini adalah Bapak/Ibu Guru dan Karyawan SMK Negeri 1 Jenar. Mereka mengambil alih peran siswa, mulai dari pengibar bendera hingga pembacaan UUD 1945, menunjukkan kekompakan dan semangat kebersamaan para pendidik.
Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Bapak Wahyu Utomo, S.Pd., yang juga merupakan Ketua PGRI Ranting SMK Negeri 1 Jenar. Dalam kesempatan tersebut, beliau membacakan sambutan resmi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen).
Dalam sambutan tersebut, Mendikdasmen menekankan peran vital guru sebagai garda terdepan dalam implementasi kurikulum merdeka dan transformasi pendidikan. Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya guru untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan tantangan masa depan.
Peringatan HGN 2025 kali ini mengusung tema “Guru Hebat Indonesia Kuat”. Tema ini menjadi penyemangat bagi seluruh pendidik di SMK Negeri 1 Jenar untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mereka.
“Tema ini sangat relevan. Guru yang hebat tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan menyiapkan peserta didik agar siap menghadapi dunia nyata. Melalui guru-guru yang hebat inilah, kekuatan bangsa kita akan terwujud,” tutur Bapak Wahyu Utomo, S.Pd., usai upacara.
Upacara peringatan HGN di SMK Negeri 1 Jenar ditutup dengan rangkaian acara sederhana namun menyentuh, termasuk pemberian apresiasi dari siswa kepada guru-guru favorit mereka, menciptakan suasana haru dan kehangatan di lingkungan sekolah. (Hsone)

Jenar, Sragen – Selasa, 4 November 2025 – Sebanyak 273 siswa kelas XII SMK Negeri 1 Jenar ambil bagian dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar serentak untuk jenjang SMA/SMK sederajat se-Indonesia. Ujian penting ini berlangsung selama empat hari, mulai dari Senin, 3 November hingga Kamis, 6 November 2025.Pelaksanaan TKA di SMK Negeri 1 Jenar mengikuti jadwal nasional yang terbagi menjadi dua gelombang utama. Gelombang I dilaksanakan pada tanggal 3 dan 4 November, dilanjutkan dengan Gelombang II pada tanggal 5 dan 6 November 2025. Pembagian gelombang ini bertujuan untuk memastikan kelancaran teknis dan menghindari penumpukan peserta, mengingat Tes Kemampuan Akademik dilakukan berbasis komputer (CBT).Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Jenar, (Endri Yunanta Besar, S.Pd. M.Pd.), menyampaikan bahwa seluruh siswa yang terdaftar mengikuti ujian dengan penuh semangat dan serius. “TKA ini bukan sekadar ujian, tetapi juga pemetaan potensi akademik siswa. Hasilnya akan sangat berguna sebagai bekal mereka, baik untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja dan industri,” ujarnya.Para siswa kelas XII ini diuji kemampuannya dalam mata pelajaran wajib seperti Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan sesuai dengan jurusan atau minat mereka. Pelaksanaan TKA di sekolah tersebut berjalan lancar dan tertib, dengan pengawasan ketat sesuai protokol ujian standar.Dengan partisipasi 273 siswa, SMK Negeri 1 Jenar menunjukkan komitmennya dalam mendukung program asesmen nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diharapkan, hasil TKA ini dapat memberikan gambaran yang akurat mengenai capaian akademik siswa dan menjadi data penting bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di masa mendatang. (Hsone)

Jenar, Sragen – Sabtu, 1 November 2025 – Suasana demokrasi yang sehat dan modern menyelimuti SMK Negeri 1 Jenar pada Jumat, 31 Oktober 2025. Sekolah tersebut sukses menggelar Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (PKWKO) untuk masa bakti 2025/2026. Menariknya, proses pemungutan suara kali ini sepenuhnya dilakukan secara E-Voting, mencerminkan komitmen sekolah dalam memanfaatkan teknologi.
Kegiatan PKWKO ini diikuti oleh tiga pasangan calon terbaik yang telah melewati serangkaian proses seleksi dan kampanye. Ketiga pasangan calon tersebut adalah:

Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 886 siswa, tercatat 576 suara yang masuk menggunakan sistem E-Voting. Partisipasi aktif siswa menunjukkan tingginya kesadaran berdemokrasi di kalangan pelajar SMK Negeri 1 Jenar.
Setelah rekapitulasi suara secara elektronik selesai dilakukan, hasil akhir pemungutan suara menunjukkan kemenangan telak bagi salah satu pasangan calon:
| Pasangan Calon | Jumlah Suara | Persentase |
| Nomor Urut 1 | 291 | 50,5% |
| Nomor Urut 2 | 107 | 18,6% |
| Nomor Urut 3 | 178 | 30,9% |
Dengan perolehan suara 291 atau 50,5%, Pasangan Nomor Urut 1, Imran Fadilah Akbar dan Dwi Ratna Antika, resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMK Negeri 1 Jenar periode 2025/2026. Mereka unggul tipis di atas ambang batas 50% untuk menang tanpa putaran kedua.
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Jenar, melalui perwakilan guru pembina OSIS, menyampaikan apresiasi atas kelancaran dan ketertiban seluruh proses pemilihan. “Pelaksanaan E-Voting ini bukan hanya efisien, tetapi juga mengajarkan siswa tentang transparansi dan integritas dalam berdemokrasi sejak dini. Selamat kepada pasangan terpilih, semoga dapat mengemban amanah dengan baik,” tutupnya.
Pasangan Imran-Dwi dijadwalkan akan dilantik dalam waktu dekat untuk segera memulai tugas dan bakti mereka sebagai motor penggerak kegiatan kesiswaan di SMK Negeri 1 Jenar. (Hsone)

Jenar, Sragen – Jumat, 31 Oktober 2025– SMK Negeri 1 Jenar tengah diselimuti suasana suka cita. Sekolah kejuruan yang berlokasi di Jl. Tangen – Banyurip Km. 8 ini merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-22, tepat pada tanggal 30 Oktober 2025. Peringatan hari jadi ini dirayakan dengan serangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh civitas akademika, menonjolkan bakat, serta semangat kebersamaan.
Perayaan HUT ke-22 ini dimulai lebih awal, yakni sejak Jumat, 24 Oktober 2025, dengan berbagai kompetisi yang mengasah kreativitas dan sportivitas siswa-siswi. Beberapa lomba yang sukses digelar antara lain:
Puncak perayaan berlangsung meriah pada hari jadi, Kamis, 30 Oktober 2025. Acara ini menjadi momen refleksi dan apresiasi terhadap perjalanan panjang SMK Negeri 1 Jenar selama 22 tahun berkarya mencetak lulusan yang profesional dan berkarakter.
Sebagai simbol rasa syukur, dilakukan acara potong tumpeng yang dihadiri oleh Kepala Sekolah, guru, staf, perwakilan komite sekolah, dan siswa-siswi.
“Usia 22 tahun adalah usia yang matang, bukan hanya tentang pembangunan fisik, tapi juga pembangunan karakter dan kompetensi siswa. Semoga SMK Negeri 1 Jenar terus menjadi sekolah kebanggaan yang melahirkan generasi emas bangsa,” ujar Kepala SMK Negeri 1 Jenar dalam sambutannya.
Acara kemudian ditutup dengan penampilan istimewa Gelar Karya Seni dari siswa-siswi SMK Negeri 1 Jenar. Gelar karya ini memamerkan beragam bakat di luar akademik, mulai dari tari tradisional, musik, hingga berbagai kreativitas siswa yang memukau penonton, sekaligus membuktikan bahwa siswa SMK tidak hanya unggul di bidang kejuruan tetapi juga kaya akan potensi seni.
Perayaan HUT ke-22 ini tidak hanya menjadi pesta bagi warga sekolah, tetapi juga menjadi penanda semangat baru bagi SMK Negeri 1 Jenar untuk terus maju, berinovasi, dan berkontribusi nyata dalam dunia pendidikan kejuruan di Kabupaten Sragen. (Hsone)

Jenar, Sragen – Kamis, 23 Oktober 2025 – Sebanyak 300 siswa kelas X SMK Negeri 1 Jenar melaksanakan kegiatan Projek Kokurikuler yang inovatif dan peduli lingkungan. Selama empat hari, mulai dari tanggal 20 hingga 23 Oktober 2025, para siswa ini berkreasi mengubah limbah sampah plastik menjadi produk bernilai guna, yaitu Ecopaving atau paving block ramah lingkungan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum merdeka yang menekankan pada pembelajaran berbasis projek yang merupakan gabungan dari beberapa mata pelajaran. Projek pembuatan Ecopaving dari sampah plastik ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa akan isu lingkungan, khususnya masalah sampah plastik, sekaligus melatih keterampilan praktis dan semangat kewirausahaan.
Dibimbing oleh para guru pembimbing, siswa-siswi Kelas X ini secara aktif mengumpulkan berbagai jenis sampah plastik, mulai dari kantong kresek hingga botol bekas. Sampah-sampah tersebut kemudian diolah melalui serangkaian proses, termasuk pencacahan, peleburan, hingga pencetakan menjadi paving block. Proses ini tidak hanya menuntut ketelitian tetapi juga kreativitas dalam mencari komposisi bahan yang tepat agar Ecopaving yang dihasilkan kuat dan layak pakai.
Kepala SMK Negeri 1 Jenar, dalam keterangannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap antusiasme dan hasil kerja keras para siswa. “Projek ini membuktikan bahwa sampah plastik, yang selama ini menjadi masalah, dapat diubah menjadi solusi konkret. Kami berharap Ecopaving hasil karya siswa ini dapat dimanfaatkan di lingkungan sekolah dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas tentang pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Salah seorang perwakilan siswa mengungkapkan pengalamannya, “Awalnya kami tidak menyangka bisa membuat paving block dari plastik. Prosesnya seru dan menantang. Selain belajar tentang teknik pengolahan limbah, kami juga jadi lebih sadar betapa pentingnya mengurangi dan mendaur ulang sampah plastik. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga.”
Produk akhir ini menunjukkan kualitas yang cukup menjanjikan sebagai alternatif material bangunan, sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi pelajar SMK Negeri 1 Jenar dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Projek ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin sekolah untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya kompeten di bidang kejuruan tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan yang tinggi. (Hsone)